Welcome, Please Login or Register , Visit Webmail

LBPP-LIA Pontianak Selenggarakan CLIL Workshop

AlbertContributor: Albert

Dalam memperingati Ulang Tahun yang ke-50, Lembaga Bahasa dan Pendidikan Profesional LIA (LBPP LIA) menggelar Workshop tentang CLIL (Content dan Language Integrated Learning) di sepuluh kota besar di Indonesia. Workshop ini mengupas tuntas tentang konsep yang mendasari teori Pendekatan Terintegrasi Pengajaran Bahasa dan Bidang Studi non Bahasa sebagai alternatif  yang dapat dijadikan landasan pengajaran mata pelajaran non Bahasa dengan menggunakan bahasa Inggris.

Pontianak yang dikenal sebagai kota Khatulistiwa mendapat kehormatan untuk menjadi penyelenggara kedua Workshop ini yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Juli 2009 di kampus ABA Pontianak. Mengapa Pontianak? Karena di kota ini sedang marak berkembang sekolah-sekolah SBI (Sekolah Berstandar International) maupun sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar International).  Tentunya tenaga pengajar di sekolah-sekolah tersebut ditantang untuk mampu  mengajarkan Matematika dan Sains dalam Bahasa Inggris dan bagi guru Bahasa Inggris, mereka juga perlu dibeclil ptkkali pengetahuan untuk mengajar Matematika dan Sains. “Kalau mau mengajar saya sering gelisah karena harus memakai Bahasa Inggris” ungkap salah seorang peserta workshop.

LBPP-LIA yang sudah 50 tahun malang melintang di dunia pendidikan bahasa Inggris, mampu menjawab kegelisahan para guru dengan menyelenggarakan CLIL Workshop. Diluar dugaan panitia, animo para guru untuk mengikuti workshop ini sangat tinggi, hal ini terbukti dengan membludaknya peserta yang datang dari berbagai sekolah, TK, SD, SMP, SMA, SMK, SBI maupun non-SBI. Selain itu juga terdapat peserta dari lembaga kursus bahasa Inggris, dosen dan mahasiswa jurusan bahasa Inggris. Karena sangat bervariasinya peserta yang mengikuti workshop ini, maka peserta dibagi dalam dua kelompok. Kelompok 1 terdiri dari guru-guru TK, SD dan Kursus Bahasa Inggris, sedangkan kelompok 2 terdiri dari guru-guru SMP, SMA, SMK dan perguruan tinggi.

Di Pontianak, ternyata semangat belajar para guru sangat tinggi, mereka tidak mau kalah dengan murid-muridnya, khususnya guru-guru yang masih muda, seperti guru TK, SD dan SMP. Makanya dengan antusiame yang tinggi, para guru mengikuti CLIL Workshop ini. Bahkan, TK/SD Perguruan Bina Mulya dan TK Immanuel yang merupakan sekolah-sekolah yang cukup terkenal di kota Pontianak mengirim masing-masing 15 peserta dan 12 peserta untuk mengikuti workshop ini. Total peserta yang mengikuti workshop ini berjumlah 100 orang dan pendaftaran telah ditutup sejak 10 Juli 2009 karena target peserta sudah tercapai sesuai dengan kapasitas ruang yang tersedia.

Setelah mengikuti workshop, para guru Matematika dan Sains menambahkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri untuk belajar menggunakan Bahasa Inggris dalam mengajar Matematika dan Sains. Dari workshop juga menyadarkan para guru, baik Bahasa Inggris maupun Matematika dan Sains, bahwa kesuksesan program pembelajaran Matematika dan Sains menggunakan Bahasa Inggris merupakan tanggungjawab bersama.

Workshop satu hari memang jauh dari cukup untuk membekali para guru Matematika dan Sains untuk bisa mengajar memakai Bahasa Inggris. Untuk itu LBPP-LIA sudah menyiapkan program ECT (English for Content Teacher) yang diperuntukkan bagi guru non Bahasa Inggris agar mampu mengajar dengan menggunakan bahasa Inggris. Nantikan CLIL workshop LBPP-LIA di 8 kota lainnya, yaitu di Palembang, Makassar, Jakarta, Padang, Bandung, Banjarmasin, Surabaya, dan Bekasi.

Penyelenggaraan LBPP LIA workshop di 10 kota didukung oleh Pearson, Alfalink, Kartika, Standard Pen, dan Media Indonesia. Sedangkan di Pontianak turut disponsori oleh AXIOO dan Air Minum Nestle.